Tuesday, February 26, 2013

Hobby or MoneyMining?

Hai hai hai,
Topik baru, pengetahuan baru bagi pembaca semuanya. Pada post sebelum-sebelumnya sebagian besar hanya berisi informasi sederhana tentang Paper Cuts dan pengalaman tentang hobi saya. Sebenarnya hobi ini dapat menjadi tambang emas bagi anda semua, tentu saja anda harus menghadirkan karya yang menarik dan indah dipandang oleh khalayak luas sehingga karya anda dapat menjadi tambang uang bagi anda. Kembali mengulas post sebelumnya, tambang uang yang anda hasilkan dari Paper Cuts juga tergantung dari cara anda membuatnya, apakah itu HandCuts atau LaserCuts?

Ya, tentu saja hal tersebut berpengaruh besar terhadap harga jualnya kepada konsumen. Untuk LasserCuts dihargai beragam dari 5 Euro hingga 150 Euro, mulai menarik bukan? Anda dapat memproduksinya secara masal jika menggunakan teknik ini dan tinggal mengkalikannya jika produk anda laku keras. Anda hanya tinggal membuat pola kemudian duduk manis menunggu hasil dan dapat dikopi hingga berkali-kali atau bahkan ribuan?

Namun, ada yang lebih mencengangkan lagi, jika HandCuts yang dijual dapat dihargai mulai dari 2200 Euro hingga 7000 Euro, tergantung tingkat kerumitannya tentu saja? Namun harga yang fantastis bukan jika tiap karya anda berharga 7000 Euro? Cukup menjual 10 karya HandCuts dengan nilai 7000 Euro anda dapat membeli mobil impor atau rumah untuk tinggal, hehehehe. Tentu saja menggiurkan, harga tersebut saya peroleh dari situs pribadi Rob Ryan ( seniman Paper Cuts asal Inggris / www.misterrob.co.uk )

Berikut beberapa HandCuts karya dari Rob Ryan yang menggiurkan harganya :


Rob Ryan HandCuts
www.misterrob.co.uk
price : 2625 Euro


Rob Ryan HandCuts
www.misterrob.co.uk 
price : 3500 Euro

Rob Ryan HandCuts
www.misterrob.co.uk
price : 2200 Euro



Rob Ryan HandCuts
www.misterrob.co.uk
price : 7000 Euro

Bagaimana? Cukup tertarik membuat Paper Cuts dengan harga yang menggiurkan? Namun sayangnya jika di Indonesia, harga jualnya tidak mungkin harga yang istimewa, karena Paper Cuts sendiri belum begitu populer, serta para penikmat seni disini belum seantusias di luar negeri. Namun anda dapat menerima harga yang sesuai dengan keinginan anda jika anda mau berpindah tempat tinggal di luar negeri. hehehehehehe


Wednesday, February 13, 2013

ForeWord




artist : Beatriz Vasquez, Indianapolis, IN, USA
(member of Guild of American Papercutters)
photography by : Willyim Photography
 for : Unzip Fashion Magazine Fall Edition 2012

Selamat datang di blog saya, di blog ini saya akan membahas tentang hobi saya yaitu Paper Cuts. Saya memulai hobi ini sejak tahun 2011, hingga saat ini tetap membuat Paper Cuts untuk sekedar hobi saja. Pertama kali saya mengenal Paper Cuts dari seorang senior saya yang mengenalkan pada hobi ini. Iqbal Krisnamurty, yah orang ini yang mengenalkan saya dengan dunia baru ini, yang hingga saat ini masih menarik perhatian saya dan masih saya eksplor hingga sekarang.

Untuk sosok yang mengenalkan saya dengan Paper Cuts ini untuk sementara saya simpan dulu, tapi nanti bakalan ada post yang khusus buat membahas empunya. Bakalan ada karya-karya dari Mas Iqbal juga pada post khusus nantinya.

Mungkin belum semua orang mengenal Paper Cuts atau sekedar tahu tentang karya seni yang satu ini, atau mungkin juga belum seberapa nge-hip disini. Kalau di luar negeri karya seni ini sudah banyak artis pembuatnya dan sudah banyak digunakan sebagai sentuhan estetis untuk berbagai acara yang beragam. Tujuan saya membuat blog ini untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang karya seni Paper Cuts, selain sebagai sarana hobi, media ini juga sedikit memberikan edukasi kepada masyarakat yang suka akan karya seni.





artist : Keith Bonnstetter, Davenport, Iowa, USA
(member of Guild of American Papercutters)
for : St. Paul the Apostle's Catholic Church, Davenport Iowa, Christmas decorations

Untuk post berikutnya akan ada banyak bahasan baru tentang Paper Cuts. Stay Tune Guys!