Wednesday, July 17, 2013

Vernacular Design : Konco Nyangkruk Yo Surya on Paper Cuts


Berbica vernacular design, sangat menarik untuk dibahas dan diaplikasikan, mengingat vernakular desain sendiri memanfaatkan kebudayaan lokal yang tumbuh di masyarakat pada suatu daerah tertentu. Dari mana sisi menariknya? Punch line desain yang dibuat berdasarkan visual yang ditampilkan oleh sang desainer untuk digunakan sebagai 'click point' kepada penikmatnya dan langsung menangkap apa yang ingin disampaikan kepada masyarakat luas.

Dalam kasus ini saya mencoba membuat Print-Ad yang menggunakan eksekusi paper cuts sebagai media penyampainya kepada masyarakat. Merokok dan nongkrong atau nyangkruk sudah menjadi kebiasaan dari sebagian besar masyarakat di Indonesia sendiri. Kebudayaan ini dapat dimanfaatkan sebagai 'click point' yang akan saya sampaikan kepada masyarakat. Karena dari kebiasaan dan budaya tersebut masyarakat tidak sulit untuk mengenali dan menelaah apa yang ingin saya sampaikan.

Mengapa paper cuts? Selain salah satu hobi saya, media ini jarang digunakan karena belum terlalu familier dan dapat menjadi media baru dalam eksekusi sebuah Print-Ad itu sendiri. Pada kasus ini saya menggunakan produk Gudang Garam Surya 16 sebagai produk yang ingin saya jadikan obyek Print-Ad kedalam paper cuts.






Bagaimana menurut anda? Apakah sudah menunjukan punch line dan anda mendapat 'click point' setelah melihat Print-Ad ini? Semoga yang ingin saya sampaikan tersampaikan.

a Self Project : The World That You Never Understand Part II


Kehidupan, sesuatu yang bisa direncanakan, didesain, dan terkadang tidak terduga. Pengalaman hidup merupakan pelajaran mahal yang tidak bisa tergambarkan dengan jelas kecuali kita mau memahaminya dan memikirkannya secara detail. Jika didalam agama yang saya percayai, semua kejadian yang kita alami merupakan kitab hakekat yang kita miliki dan setiap manusia akan memiliki miliknya masing-masing. Meskipun dalam konten ini saya tidak terlalu ekspert untuk memberikan penjelasan, setidaknya itu yang saya pahami dan jalankan.

Setiap orang pasti memiliki harapan dan impiannya masing-masing. Terkadang ada orang yang pernah mengutarakan pendapatnya kepada saya, kandang memang ada mimpi dan harapan yang tidak terduga saat kita melangkah yang melenceng dari milik kita. Saya tidak sependapat dengan hal tersebut, karena sebesar apa harapan dan impian yang kita miliki dan kita rancang pasti akan tercapai sesuai dengan usaha dan pengorbanan yang kita lakukan. Tidak ada hal yang besar tanpa perjuangan dan pengorbanan sehingga untuk saya pendapat itu tidak cocok.





Bagaimana bisa harapan dan impian melenceng dan tiba-tiba kita miliki? Menurut saya itu tidak berusaha, namun lari dari apa yang kita harapkan dan kita impikan, dan kebetulan mendapatkan sesuatu. Namun pada akhirnya tidak sesuai goal yang ingin kita tuju dan harapkan atau impikan.Sedikit terdengar idealis tentang apa yang saya pandang, namun pemikiran idealis sesorang akan timbul sesuai dengan realitas hidup yang dialami orang tersebut.Tinggal kita mau memilih yang mana untuk kita perjuangkan.

Tuhan tidak pernah tidur ataupun tidak menoleh kepada tiap perjuangan umatnya. Meskipun pada akhirnya kita sering menemui kegagalan hidup, ya betul, tiap orang pasti memiliki tiket gagalnya dalam banyak hal, namun bukan gagalnya tapi bangkitnya. Dan setiap yang kita perjuangkan akan ada hasilnya, tidak hari ini, tidak besok, tidak satu bulan lagi, tidak 8 bulan lagi, atau setahun atau tiga tahun lagi, tapi suatu saat akan terbayar. Tinggal kita mau berusaha sekeras apa untuk hidup kita.




Ada juga waktu dimana kita terus berusaha dan berdoa dalam hidup ini namun tidak membuahkan hasil. Ada juga sesuatu hal yang terjadi dalam hidup namun kita tidak menemukan jawabannya. Mungkin memang ada hal yang tidak bisa dipertanyakan namun hanya bisa diterima dan kita harus beranjak untuk berusaha lebih keras. Rumit juga ya hidup ini, hal ini yang menginspirasi saya membuat karya paper cuts "The World That You Never Understand Part II" ini. Semoga dapat memberi inspirasi dan anda dapat menikmatinya.